Bermain dengan semu
Aku sering bertanya ,
Apakah harus seorang memberikan cintanya ketika cinta masih semu ?
Aku yakin akan jawaban tidak .
Mengapa?
pasti tak ada seorang pun yg dapat memberikan penjelasan .
Mereka hanya bermain
Perasaan seakan jadi dongeng pencitraan , bonus nya yg paling banyak itulah yg dijadikan pemenang !
Bukan begitu?
Bagaimana peraturan yg kau pakai ?
Atau bahkan kamu tidak pakai peraturan ?
Benar Yg ini aku tak mengetahui jawaban nya .
Maaf jika ku banyak tanya !
Tapi, Kenapa engkau mampu menduakan cintaNYA hanya demi cinta yg semu ?
Padahal ia lebih cinta kepadamu hanya dengan kata TAAT .
menurutku kata WALA TAQRABU ZINA cukup memberikan jawaban bahwa ia cinta kepadamu lehih dari apapun , jika ketaatan yg kau pegang
Memang aku banyak tanya ,
Apa yg kamu dapatkan ?
Seringkali ku coba menebak tapi tetap tak menemukan jawaban tertepat
Apa yg membuat nya indah ?
Sedang itu sebuah larangan .
Cinta dari NYA?
Yakin bisa mendapat kan cinta nya?
Sedang kamu menduakan nya , bukan karena taat , hanya karena cinta yg semu .
Gapailah cintaNya dahulu , keyakinanku besar bahwa kamu pasti dicintai sepenuh hati oleh makhluk nya .
Komentar
Posting Komentar